Monday, January 5, 2026

Belajar Sambil Bermain: Pendampingan PKBM Santri TPQ Baiturrahman oleh Mahasiswa KKM 85 MITSEVA

Senin pagi, 5 Januari 2025, mahasiswa KKM 85 MITSEVA melaksanakan program kerja perdana dari bidang pendidikan, yakni Pendampingan PKBM bagi santri TPQ Baiturrahman. Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil observasi awal yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi langkah awal kami dalam berkontribusi pada dunia pendidikan masyarakat.

 

Pendampingan ini difokuskan pada kegiatan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang berfungsi sebagai wadah pendidikan formal dasar bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan ramah anak. 

Berdasarkan arahan dan masukan dari Ketua TPQ Baiturrahman, mahasiswa KKM dianjurkan untuk mengisi kegiatan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan variatif, agar santri tidak merasa jenuh. Oleh karena itu, pada hari pertama pendampingan, kegiatan diawali dengan menyanyi bersama yang disertai gerakan-gerakan sederhana dan variatif. 

Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar adik-adik santri sekaligus menjadi sarana peregangan setelah mengikuti pembelajaran di kelas. Lebih dari itu, aktivitas menyanyi dan bergerak bersama juga berperan dalam melatih berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari motorik kasar dan halus melalui koordinasi tubuh, kognitif melalui daya ingat dan pengayaan kosakata, hingga sosial-emosional seperti kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi. 

Pada hari-hari berikutnya, pendampingan PKBM akan diselingi dengan beragam aktivitas kreatif lainnya. Untuk santri TPQ yang berusia PAUD, kegiatan akan difokuskan pada aktivitas seperti menempel, bermain origami, serta permainan edukatif sederhana yang merangsang kreativitas dan imajinasi anak. 

Sementara itu, santri yang berusia TK akan mendapatkan materi yang lebih menekankan pada penguatan kemampuan kognitif dan motorik. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan kartu domino berbasis warna sebagai media pembelajaran yang dirancang untuk melatih kemampuan mengenal warna, bentuk, serta koordinasi motorik halus anak. 

Menariknya, kartu domino berbasis warna tersebut tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran selama program berlangsung, tetapi juga direncanakan untuk menjadi wakaf edukatif bagi TPQ Baiturrahman, sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para santri di kemudian hari.


Melalui program pendampingan PKBM ini, kami sebagai mahasiswa KKM MITSEVA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung proses belajar santri TPQ Baiturrahman, khususnya dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kreatif. Kami juga berharap program ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan lembaga pendidikan masyarakat, sehingga kehadiran KKM tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi mampu meninggalkan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan pendidikan anak-anak di lingkungan TPQ.







No comments:

Post a Comment

Penutupan KKM 85 MITSEVA Desa Pojok Dirangkaikan dengan Peluncuran Aplikasi Sigap Pojok

Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 85 MITSEVA resmi ditutup pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Pojok. Acara ...